Tuesday, January 13, 2009

MAKALAH ILMU FILSAFAT SOSIAL

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ilmu falsafat merupakan bagian dari ilmu biologi yang membahas tentang kebijaksanaan, cinta atau cinta kebijaksanaan yang ditinjau dari dua segi

1. Etimologi

2. Terminologi

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi pada malakah ini adalah membahas tentang ruabg lingkup filsafat dan filsafat sosial

C. Tujuan

Adapun tujuan dalam menyusun makalah ini untuk memenuhi tugas mata kuliah, “Filsafat IPA” dan juga sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman saya tentang filsafat IPA ruang lingkup filsafat dan filsafat sosial semoga makalah yang saya susun dapat bermanfaat sebagaimana mestinya.

BAB II

PEMBAHASAN

1. Pengertian

Yang dimaksud filsafat sosial menurut Gordon Graham adalah filsafat yang mempertanyakan persoalan kemasyarakatan (Societe) pemerintahan (Government) dan negara (stater)

Adapun ruang lingkup filsafat sosial adalah sebagai berikut

1. Mempertanyakan dan membicarakan persoalan dalam masyarakat (Society) dan individualisme.

2. Persoalan individu dalam hubunganya dengan negara

3. Persoalan yang menyangkut hak-hak asasi dan otonomi

4. Persoalan keadilan sosial

5. Persoalan keadilan dan kebebasan

6. Persoalan masalah moral dan hokum

7. Persoalan masalah moral dan kebebasan

8. Persoalan masalah-masalah sosial

2. Fungsi Hukum dan Kehidupan Masyarakat

Pengakuan masyarakat terhadap pembatasan kebebasannya yang termuat dalam hukum yang berdasarkan kesadaran bahwa hukum mempunyai fungsi dalam usaha mewujudkan suatu kehidupan bersama yang baik

Manusia mempunyai tiga ciri :

  1. Manusia itu yang mempunyai akal budi
  2. Manusia mempunyai sifat-sifat jasmani mempunyai akibat dari dua arah
  3. Manusia adalah makhluk sosial

Manusia diatur secara normatif bukan secara instingtual atau manusia atau manusia membutuhkan benda-benda material dan manusia dapat ditindas dari taklukan, manusia hanya dapat mewujudkan kehidupannya bahkan menjadi diri dalam kebersamaan dengan orang lain kombinasi dari sifat jasmani dan sosial menciptakan suatu situasi yang memerlukan penataan normative melalui hukum misalnya untuk mengolah hasil bumi sampai menjadi barang kebutuhan

3. Epistemologi

Istilah epistemologi maksudnya untuk membedakan antara dua cabang filsafat yaitu epistemologi dan ontologi epistemologi berasal dari kata yunani epis teme dan logos, epis teme biasa diartikan dengan pengetahuan dan kebenaran, logos diartikan pikiran kata, atau teori. Epistemologi secara etimologi dapat diartikan teori pengetahuan yang dalam bahasa inggris menjadi theory of knowledye.

Istilah-istilah yang lain maksudnya dengan apistemologi berbagai kepustakaan dilsafat kadang-kadang disebut juga logika material

Logika dapat dibagi menjadi lima bagian

  1. Logikan material
  2. Kriteoriologi
  3. Kritika pengetahuan
  4. Gnoseologi
  5. Filsafat pengetahuan

4. Terjadinya pengetahuan

Masalah terjadinya pengetahuan adalah masalah yang amat penting dalam epistemologi sebab jawaban terhadap terjadinya pengetahuan maka seseorang akan berwarna pandangan atau paham filsafatnya jawaban yang paling sederhana.

Menurut john hospers dalam bukunya an introduction to philosophical analisis mengemukakan ada enam alat untuk memperoleh pengetahuan yaitu :

  1. Pengalaman indra (sense experiense)
  2. Nalar (reson)
  3. Faktoritas (authority)
  4. Intuisi (intuition)
  5. Wahyu (refelation)

1. Pengamalan indra

Orang sering merasa bahwa pengindraan adalah alat yang paling vital yang memperoleh pengetahuan . memang dalam hidup manusia tampaknya pengindraan adalah satu-satunya alat untuk menyerap segala objek yang ada diluar dari manusia .

2. Nalar

Nalar adalah salah satu corak berfikir dengan menggabungkan dua pikiran atau lebih dengan maksud untuk mendapatkan pengetahuan baru hal-hal yang perlu diperhatikan dalam masalah ini dalam asas-asas pemikiran sbb.

  1. Principium identitas
  2. Principium kontradictionis
  3. Principium tertil eksclusi

3. Otoritas

Adalah kakuasaan yang sah yang dimiliki oleh seseorang dan diakui oleh kelompoknya otoritas menjadi salah satu sumber pengetahuan karena kelompoknya memiliki pengetahuan malalui seseorang mempunyai pengetahuan-pengetahuan.

4. Instuisi

Instuisi adalah suatu kemampuan yang ada pada diri manusia malalui proses kejiwaan tanpa suatu rangsangan atau stimulasi mampu untuk membuat pernyataan berupa pernyataan

5. Wahyu

Adalah berita yang disampaikan oleh tuhan kepada nabi-nabinya untuk kepentingan umatnya kita mempunyai pengetahuan melalui wahyu dan keyakinan

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Yang dimaksud filsafat sosial menurut Gordon Graham adalah filsafat yang mempertanyakan persoalan kemasyarakatan (Societe) pemerintahan (Government) dan negara (stater)

Manusia mempunyai tiga ciri :

1. Manusia itu yang mempunyai akal budi

2. Manusia mempunyai sifat-sifat jasmani mempunyai akibat dari dua arah

3. Manusia adalah makhluk sosial

2. Saran

Saya menyadari bahwa makalah yang saya susun masih banyak kekurangan oleh karena itu saya sangat mengaharapkan kritikan dari bapak dosen dan rekan-rekan pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

No comments:

Message Today

Loading...